Pada tanggal 6 Agustus 2025, Tim Program Studi Geofisika Universitas Gadjah Mada mengunjungi Pemerintah Desa Dukun, Magelang, untuk melakukan konsolidasi dengan pemerintah setempat terkait rencana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) KBK Geosains 2025. Kegiatan PkM akan fokus pada edukasi mitigasi bencana dengan tujuan pendidikan TK, SD, SMP, dan SMA sederajat.
Dalam acara yang dibuka di Balai Desa Dukun tersebut, Program Studi Geofisika Universitas Gadjah Mada memaparkan materi, alur, dan timeline kegiatan PkM kepada pemerintah desa dan para kepala sekolah di Desa Dukun. Letak geografis Desa Dukun yang berada di kaki Gunung Merapi menjadikan kegiatan PkM sangat relevan, karena masyarakat perlu memiliki sikap tanggap bencana. Pengenalan akan lingkungan alam perlu dilakukan sedini mungkin agar masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, mampu melakukan evakuasi secara mandiri dan meningkatkan harapan hidup mereka.

Pak Tanto Heryanto sebagai kepala Desa Dusun menyambut dengan baik dan mendukung penuh program PkM. Beliau mengatakan bahwa sudah lama sejak terakhir kali diadakan sosialisasi mitigasi bencana di desanya. Berdasarkan pandangan Pak Tanto, acara seperti ini sangat diperlukan dan harus dilakukan secara rutin di Desa Dukun. Pemerintah desa juga turut mengundang kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan untuk mengikuti acara konsolidasi. Harapannya, pihak sekolah dapat menilai relevansi materi yang akan disampaikan dengan usia produktif anak-anak sekolah. Selain itu, pemerintah desa juga mengundang Barisan Masyarakat Siaga Bencana (BIMAGANA), sebuah perkumpulan yang fokus pada edukasi masyarakat terkait bencana.

Pak Tanto Heryanto sebagai kepala Desa Dusun menyambut dengan baik dan mendukung penuh program PkM. Beliau mengatakan bahwa sudah lama sejak terakhir kali diadakan sosialisasi mitigasi bencana di desanya. Berdasarkan pandangan Pak Tanto, acara seperti ini sangat diperlukan dan harus dilakukan secara rutin di Desa Dukun. Pemerintah desa juga turut mengundang kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan untuk mengikuti acara konsolidasi. Harapannya, pihak sekolah dapat menilai relevansi materi yang akan disampaikan dengan usia produktif anak-anak sekolah. Selain itu, pemerintah desa juga mengundang Barisan Masyarakat Siaga Bencana (BIMAGANA), sebuah perkumpulan yang fokus pada edukasi masyarakat terkait bencana.

Dengan dilakukannya pertemuan ini, harapannya kegiatan PkM KBK Geosains 2025 di Desa Dukun dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang telah direncanakan oleh Program Studi Geofisika Universitas Gadjah Mada.

Penulis : Dr.rer.nat. Ade Anggraini, S.Si., M.Si.
Dokumentasi : Pamungkas Yuliantoro