
Senin, 18 Februari 2025, Fakultas MIPA UGM melalui Laboratorium Geofisika bersama PT Pertamina Hulu Mahakam menggelar Kick-Off Meeting Studi MIFI (Mahakam Integrated Fluid Interpretation) Machine Learning. Studi ini merupakan kelanjutan dari kerja sama riset yang bertujuan mengoptimalkan eksplorasi migas dengan teknologi kecerdasan buatan.
Acara yang berlangsung secara hybrid melalui platform daring ini dihadiri oleh Riza Agustiana, General Manager Well Operation, Petrophysics, dan Data Management (WOPDM) PT Pertamina Hulu Mahakam, beserta tim teknis WOPDM. Dari pihak UGM, turut hadir Dekan Fakultas MIPA, Prof. Kuwat Triyana, bersama tim riset Laboratorium Geofisika FMIPA UGM.
“Atas nama FMIPA, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dalam pemanfaatan machine learning untuk eksplorasi migas. Semoga acara ini berjalan lancar dan menghasilkan kontribusi yang bermanfaat bagi penelitian dan industri,” ujar Prof. Kuwat Triyana dalam sambutan pembuka.

Studi MIFI merupakan lanjutan dari studi sebelumnya, yaitu ML-PPFG (Machine Learning Pore Pressure Fluid Geomechanics). “Hasil positif dari studi sebelumnya menjadi motivasi agar penelitian kali ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkap Riza Agustiana.
Setelah Kick-Off Meeting, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang berlangsung selama tiga hari, 19-21 Februari 2025. Workshop ini bertujuan memperdalam pemahaman konsep serta metode Studi MIFI, sehingga pelaksanaan riset ke depan dapat lebih optimal dan terarah.
Kolaborasi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) serta poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Pemanfaatan machine learning dalam eksplorasi migas mencerminkan komitmen untuk menciptakan metode kerja yang lebih efektif dan efisien. Sinergi antara akademisi dan industri menjadi faktor kunci dalam mengembangkan inovasi yang berdampak nyata bagi sektor energi.
Penulis: Septrilia Restu
Dokumentasi: Septrilia Restu