
Mahasiswa Geofisika UGM berkesempatan mengikuti pelatihan singkat mengenai penggunaan alat Total Station TTS2 yang diselenggarakan oleh Prodi/Lab Geofisika dan didukung oleh Satlab Geosolution. Pelatihan ini dipandu oleh dua instruktur berpengalaman, Daniel Prasetyo, S.Si., dan Fadjrin Fadli, S.T., yang membimbing peserta melalui dua sesi pada hari Jumat, 14 Januari 2025.
Pada sesi pertama, peserta diperkenalkan dengan profil perusahaan Satlab Geosolution serta berbagai alat pemetaan yang digunakan di darat, laut, dan udara. Salah satu alat yang digunakan di darat adalah Total Station, yang kemudian dijelaskan lebih mendetail. Peserta dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai prinsip kerja Total Station, aplikasinya di berbagai bidang survei, serta teknik dasar dalam pengoperasiannya.
Setelah mendapatkan teori dasar, sesi kedua dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan. Para peserta berlatih mulai dari tahap set up alat, pengambilan data titik koordinat, hingga pemrosesan data menggunakan perangkat lunak pendukung. Dalam sesi ini, mahasiswa diajak untuk mengalami langsung tantangan dalam penggunaan Total Station, seperti menjaga kestabilan alat dan memastikan data yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan survei.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan Total Station, yang merupakan salah satu alat dalam dunia survei dan pemetaan. “Saya harap pelatihan ini menjadi bekal awal untuk memahami metode pemetaan. Di pertemuan selanjutnya akan ditambahkan materi tentang GNSS, terutama RTK dan Static. Pelatihan ini juga bertujuan agar kalian tahu bagaimana implementasi secara langsung di dunia pekerjaan” ujar Daniel Prasetyo. Meskipun belum dapat dipastikan kapan Satlab Geosolution akan kembali ke Geofisika UGM, pelatihan ini memberikan bekal yang berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia kerja maupun penelitian.

Salah satu peserta, Wahyu Pamungkas, membagikan pengalamannya selama mengikuti pelatihan ini. “Seperti yang sudah dijelaskan oleh Mas Daniel dan Mas Fadjrin tentang penggunaan alat Total Station, alat ini kurang lebih sama seperti Teodolit yang pernah digunakan di praktikum perpetaan, tetapi memiliki beberapa kelebihan. Sistemnya sudah digital, sehingga hasil pengukuran bisa langsung disimpan ke dalam memori alat dan diekspor ke komputer untuk diproses lebih lanjut. Total Station juga memudahkan para surveyor dalam mengetahui tiga poin utama: sudut, koordinat, dan jarak. Ini adalah pengalaman baru bagi saya dalam mengenal alat Total Station dan kesempatan untuk lebih mendalami alat pemetaan. Semoga ilmu ini bermanfaat bagi kita semua, walaupun nantinya kita tidak terjun langsung di bidang pemetaan.”
Meskipun belum dapat dipastikan kapan Satlab Geosolution akan kembali ke Geofisika UGM, pelatihan ini memberikan bekal yang berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia kerja maupun penelitian. Selain itu, pelatihan ini juga selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada Tujuan ke-4: Pendidikan Berkualitas, dan Tujuan ke-9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Dengan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam survei dan pemetaan, diharapkan mereka dapat berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi yang lebih efisien di masa depan.
Penulis: Oktavylla Nanda
Foto: Oktavylla Nanda