• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Pesan Kaprodi
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Tujuan
    • Pengelola
    • Staf
      • Staf Pendidik
      • Staf Kependidikan
    • Sertifikasi & Penghargaan
  • Akademik
    • Sasaran
    • Capaian Pembelajaran (PLO)
    • Kurikulum
    • Keterkaitan Matakuliah – Capaian
    • Peta Matakuliah
    • Metode Pembelajaran dan Penilaian
    • Field Camp SEG-UGM
    • Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM)
      • Tentang MBKM
      • Daftar MBKM Mahasiswa
      • Kegiatan MBKM
    • Kerja Praktik
    • Kolokium
    • Tugas Akhir
    • Sertifikasi Kompetensi
      • Softskill – Wadhwani Foundation
  • Informasi
    • Penelitian
      • Kelompok Penelitian
      • Fasilitas
    • Kerjasama
    • Himpunan Mahasiswa
    • Alumni
      • Profil Lulusan Geofisika UGM
      • Temu Kangen 2023
  • Dokumen
  • Kontak
  • Kalendar Akademik
  • Beranda
  • Artikel
  • Sinergi Inovatif UGM dan Pertamina Kembangkan Teknologi UAV dan LiDAR dalam Eksplorasi Panas Bumi

Sinergi Inovatif UGM dan Pertamina Kembangkan Teknologi UAV dan LiDAR dalam Eksplorasi Panas Bumi

  • Artikel, Kegiatan
  • 29 April 2025, 08.50
  • Oleh: geofisikaugm
  • 0

Kolaborasi riset berbasis teknologi tinggi antara Universitas Gadjah Mada dan PT Pertamina (Persero) kembali dimulai lewat Kick Off Meeting Geophysical Unmanned Aerial Vehicle dan LiDAR, yang digelar di Auditorium Herman Johanes Lt.7 Fakultas MIPA UGM, Kamis (17/4/2025). Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari penelitian UAV tahun sebelumnya, sekaligus menjadi langkah awal pemanfaatan teknologi geofisika di bidang UAV dan LiDAR untuk eksplorasi sumber daya panas bumi secara lebih efisien dan presisi.

Acara ini menampilkan sejumlah tokoh penting, salah satunya Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si. selaku Dekan Fakultas MIPA UGM, Hary Koestono sebagai Vice President Technology Development I PT Pertamina (Persero), R. Mochamad Taufan S. selaku Vice President Geoscience PT Pertamina Geothermal Energy, Wiwit Suryanto sebagai Wakil Dekan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat FMIPA UGM, serta tim riset Laboratorium Geofisika UGM.

Dalam berbagai hal, Prof. Kuwat menyatakan bahwa pengembangan teknologi UAV saat ini tidak hanya terbatas pada bidang elektronika dan instrumentasi, namun telah merambah ke berbagai disiplin ilmu sesuai dengan aplikasi yang dibutuhkan. “Mudah-mudah hasil pada tahun ini signifikan dan bisa segera diimplementasikan di lapangan, sehingga ketika sumber energi baru di Indonesia berkembang, kita bisa ikut berkontribusi,” ujarnya.

Sementara itu, Wiwit Suryanto menekankan pentingnya inovasi dalam negeri. “Harapannya inovasi-inovasi hasil produk buatan sendiri membuat kita tidak bergantung pada produk luar negeri,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan UAV dan LiDAR ini diarahkan hingga bisa digunakan untuk keperluan eksplorasi panas bumi menggunakan metode aeromagnetik dan deteksi struktur bawah permukaan.

Dari pihak Pertamina, Hary Koestono menjelaskan bahwa tahun ini akan dimulai pengujian UAV serta LiDAR secara paralel. “Teknologi LiDAR diharapkan dapat menjawab mengenai keberadaan struktur yang mengindikasikan target dalam kegiatan pemboran di lapangan panas bumi,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh R. Mochamad Taufan S., yang menilai teknologi UAV dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko kerja lapangan. “Ini merupakan suatu terobosan yang bagus, yang bisa kita kembangkan di lapangan PGE,” ujarnya. Setelah sesi pemaparan dan diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan uji coba drone di Lapangan Sidomoyo pada siang hingga sore harinya.

Kegiatan ini mendukung upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Tujuan). Melalui kolaborasi ini, penelitian dan inovasi berbasis teknologi UAV dan LiDAR diharapkan dapat memperkuat eksplorasi energi terbarukan di Indonesia secara mandiri, efisien, dan aman, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi dan industri dalam menjawab tantangan energi masa depan.

Foto : Septrilia Restu
Penulis : Pamungkas Yuliantoro, S.Si

Tags: Kerja Sama Riset Penelitian dan Inovasi Riset SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 7 : Energi Bersih dan Terjangkau SDG 9 : Industri Inovasi dan Infrastruktur

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Recent Posts

  • Kegiatan PkM Geofisika UGM dan Banyumanik Research Center: Memetakan Struktur Bawah Permukaan Menuju Desa Wisata Edukasi
  • Geofisika UGM Menjadi Tuan Rumah Foresighting Geophysics & Innovation Day 2025
  • PkM : Tembus Bawah Permukaan Bagelen, Petakan Akuifer Potensial Lewat Geolistrik
  • Validasi Global: Kualitas Field Camp Geofisika UGM Dinilai Top 2 di Dunia, Diundang Khusus ke SEG IMAGE 2025
  • Menyulam Ilmu dan Inovasi: UGM–Pertamina Bangun Masa Depan Energi lewat Machine Learning
Universitas Gadjah Mada

PROGRAM STUDI S1 GEOFISIKA, DEPARTEMEN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA & ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS GADJAH MADA
________________________________________
Sekip Utara Bls 21 Bulaksumur Yogyakarta 55281Indonesia
Telepon/ Faks.:+62 274 6492384 | +62 813 2929 0060 | E-mail : geofisika@ugm.ac.id | Instagram : @geofisikaugm

https://akademikservicegfugm.ddns.net/

© GEOFISIKA Universitas Gadjah Mada 2024

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY